LAMPUNG TENGAH – Dalam komitmennya untuk terus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dan keselamatan pasien, Rumah Sakit (RS) Artha Bunda Lampung Tengah melaksanakan proses reakreditasi. Rangkaian penilaian komprehensif ini berlangsung dalam dua tahapan, yakni secara daring pada 17 Mei 2026, serta dilanjutkan dengan telusur lapangan secara luring pada 20 – 21 Mei 2026.
Komitmen Berkelanjutan RS Artha Bunda
YOGYAKARTA JADI TUAN RUMAH KONGRES XV HIMPSI 2026, HIMPSI DIY PERKUAT KOLABORASI LINTAS SEKTOR
Jajaran manajemen dan seluruh civitas hospitalia RS Artha Bunda menyambut baik proses reakreditasi ini. Momentum ini dipandang bukan sekadar penilaian formalitas, melainkan sebagai instrumen evaluasi objektif untuk mengukur efektivitas sistem pelayanan yang berjalan demi memberikan yang terbaik bagi masyarakat Lampung Tengah dan sekitarnya.

“Sebelumnya RS Artha Bunda telah melakukan akreditasi sebagaimana amanat Undang-undang. Saat ini RS Artha Bunda telah mempersiapkan diri dengan baik untuk menyambut dan melaksanakan rangkaian Akreditasi yang akan langsung dinilai oleh Tim Surveior baik secara daring maupun luring. Dan harapan kita semua semoga RS Artha Bunda mendapat hasil Akreditasi dengan capaian atau nilai Akreditasi Paripurna,” kata Direktur RS Artha Bunda, dr. Nyoman Yuliana Safitri, MARS
Penyakit Akibat Rokok Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan Mulai 2025. Benarkah?
Menurut dr. Nyoman Yuliana Safitri, MARS Akreditasi bertujuan untuk Meningkatkan mutu pelayanan Rumah Sakit, Meningkatkan keselamatan pasien Rumah Sakit, Meningkatkan perlindungan bagi pasien, masyarakat, sumber daya manusia Rumah Sakit dan Rumah Sakit sebagai institusi serta Mendukung program pemerintah di bidang kesehatan.
Semoga RS Artha Bunda dapat memperoleh akreditasi paripurna serta dapat memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat dan menjadi fasilitas kesehatan terpercaya bagi masyarakat Lampung Tengah dan daerah lain sekitarnya,” tambah dr. Nyoman Yuliana Safitri, MARS.
Terima kasih kepada kepada seluruh yang hadir yang telah memberikan peran penting terhadap pelayanan. Semoga apa yang telah diusulkan dapat terkabulkan dan cepat terealisasi untuk rumah sakit Artha Bunda.” Ungkap dr. Dedianto, Sp.A, MM, FIHFAA, FRSPH, FISQua
Survey dilaksanakan selama 3 hari oleh tim surveiyor dr. Dedianto, Sp.A, MM, FIHFAA, FRSPH, FISQua dan Dr. dr. Dahlan Gunawan, Sp.KKLP, M.Kes, MH, M.MARS, FIHFAA, FISQua

Kegiatan dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Lampung Tengah, Dewan pengawas RS. Artha Bunda, Ketua Yayasan Tri Darma Artha Perdana. dr Nengah Budiarta.SpOG.M.Kes serta seluruh dokter dan Staff di RS. Artha Bunda. Selain daring dilaksanakan telusur lapangan. Telusur lapangan menjadi salah satu agenda dari para surveyor yang bertujuan untuk melihat implementasi standar dan kondisi yang ada di berbagai unit atau instalasi di rumah sakit.
Selain menilai, tim akreditasi juga memberikan masukan untuk membenahi pelayanan kesehatan publik yang masih perlu ditingkatkan kembali.
Survey dimulai dengan inspeksi, wawancara, telusur lapangan secara langsung terhadap pelayanan, pegawai maupun pasien. (dg)














