Alaku
Alaku
TNI - POLRI

Kapolres Aceh Tamiang Pimpin Upacara di SMA Negeri 2 Percontohan, Tanamkan Disiplin dan Semangat Nasionalisme kepada Pelajar

2
×

Kapolres Aceh Tamiang Pimpin Upacara di SMA Negeri 2 Percontohan, Tanamkan Disiplin dan Semangat Nasionalisme kepada Pelajar

Sebarkan artikel ini

PSIKODAY.COM – Aceh Tamiang | Dalam upaya memperkuat karakter generasi muda yang disiplin, berintegritas, serta memiliki semangat nasionalisme, Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Robby Ansyari, S.I.K., M.H., bertindak sebagai Inspektur Upacara di SMA Negeri 2 Percontohan, Desa Tanah Terban, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang.

Kegiatan upacara berlangsung dengan khidmat dan tertib, diikuti oleh para siswa, dewan guru, serta jajaran personel Polres Aceh Tamiang. Kehadiran Kapolres di lingkungan sekolah menjadi bagian dari upaya Polri dalam membangun kedekatan dengan kalangan pelajar sekaligus memperkuat sinergi antara institusi kepolisian dan dunia pendidikan.

Example 300x600

Momentum tersebut tidak sekadar menjadi pelaksanaan upacara bendera, tetapi juga sarana menanamkan nilai-nilai kebangsaan, tanggung jawab, kepatuhan terhadap aturan, serta pentingnya membangun karakter positif sejak usia sekolah.

Disiplin, nasionalisme, dan integritas merupakan fondasi penting dalam membentuk generasi penerus bangsa yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki moralitas, kepedulian sosial, dan kesadaran hukum dalam kehidupan bermasyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, para siswa diharapkan mampu menerapkan nilai-nilai kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari, menghormati guru dan orang tua, menjaga etika pergaulan, serta membangun sikap saling menghargai di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Selain itu, para pelajar juga diharapkan dapat menjauhi berbagai perilaku negatif yang berpotensi merusak masa depan, seperti perundungan (bullying), penyalahgunaan narkoba, kenakalan remaja, serta tindakan lain yang bertentangan dengan norma sosial dan hukum.

Keterlibatan Polri dalam kegiatan pendidikan seperti ini memiliki arti strategis. Pendekatan kepada generasi muda tidak hanya dilakukan melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui edukasi, pembinaan karakter, dan penguatan kesadaran akan pentingnya menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat.

Hubungan yang positif antara kepolisian, tenaga pendidik, dan pelajar diharapkan dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi proses belajar mengajar.

Dengan terlaksananya kegiatan tersebut, diharapkan tumbuh generasi muda Aceh Tamiang yang berjiwa nasionalis, menjunjung tinggi nilai-nilai moral, taat aturan, serta siap berkontribusi secara positif bagi kemajuan daerah dan bangsa.

Pendidikan karakter bukan sekadar membentuk siswa yang cerdas, melainkan juga menyiapkan generasi yang bertanggung jawab, berintegritas, dan mampu menjadi bagian dari solusi bagi masa depan Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *