Langsa (Kebun Baru) PSIKODAY.COM | Di tengah sorotan tajam global terhadap urgensi dekarbonisasi dan akuntabilitas industri ekstraktif, Manajemen Kebun Baru PTPN IV Regional VI memanfaatkan momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 untuk menegaskan reposisi radikal operasionalnya. Jum’at (05/06/2026)
Langkah ini bukan sekadar respons terhadap tekanan regulasi, melainkan pembuktian bahwa komoditas kelapa sawit mampu menjadi lokomotif pemulihan ekologis melalui implementasi doktrin ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah).
Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2026, Manajemen Kebun Baru PTPN IV Regional VI menegaskan kembali komitmennya terhadap pengelolaan perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan dan ramah lingkungan dengan melaksanakan KORVE (Kerja Bakti/Gotong-royong) di seluruh lini lingkungan operasional Unit Kebun dengan dihadiri oleh seluruh karyawan dan Serikat Pekerja Perkebunan (SPBUN) berkisar 150-200 orang.
Sebagai bagian dari sub-holding perkebunan, PTPN IV Regional VI Kebun Baru menyadari bahwa keberhasilan produksi nasional harus berjalan selaras dengan kelestarian alam.
Di tahun 2026 ini, fokus utama perusahaan diarahkan pada percepatan restorasi lingkungan sekitar kebun, penguatan ketahanan ekologis, serta penerapan praktik Perkebunan yang baik (Good Agricultural Practices) yang minim dampak lingkungan.
“Hari Lingkungan Hidup bukan sekadar seremonial bagi kami, melainkan wujud nyata dari tanggung jawab merawat bumi tempat kita berpijak. Melalui moto ASRI, kami berkomitmen menciptakan lingkungan kerja yang Aman dan Sehat bagi seluruh karyawan, sekaligus menjaga lingkungan ekosistem perkebunan tetap Resik (bersih) dan Indah dipandang.
Keseimbangan antara produktivitas tonase dan kelestarian alam adalah kunci masa depan kelapa sawit, dimana kegiatan kurve tersebut mencerminkan kepedulian Perusahaan terhadap kebersihan lingkungan, hasil dari laporan kegiatan tersebut didapat sampah Organik sebanyak 20 Kg, sampah An Organik 73 Kg dan sampah Residu 29 Kg ” ujar [Dian Amanu Afsar, Manajer Kebun Baru] PTPN IV Regional VI.
Menyambut Hari Lingkungan Hidup 2026, Manajemen Kebun Baru menggerakkan serangkaian program nyata yang melibatkan karyawan, batih, serta masyarakat sekitar, antara lain:
• Aman & Sehat: Penguatan aspek K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) dalam pengaplikasian pupuk dan pengelolaan gulma, guna memastikan nihil kecelakaan kerja serta menjaga kualitas sumber air di sekitar areal konsesi.
Resik: Gerakan massal pembersihan lingkungan afdeling, pengolahan limbah domestik, serta optimalisasi pemanfaatan limbah organik padat kelapa sawit sebagai pupuk alami guna mengurangi ketergantungan pada bahan kimia.
Indah: Program penghijauan di area konservasi perkebunan (seperti sempadan sungai) dan penataan pekarangan emplasmen agar tetap asri, hijau, dan mendukung keanekaragaman hayati lokal.
PTPN IV Regional VI Kebun Baru percaya bahwa kelapa sawit yang dikelola secara berkelanjutan dan berwawasan lingkungan akan memberikan dampak positif jangka panjang bagi kesejahteraan ekonomi daerah sekaligus menjaga kelestarian bumi untuk generasi mendatang.
Selamat Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026. Bersama PTPN IV Regional VI Unit Kebun Baru, Wujudkan Perkebunan yang Hijau, Produktif, dan ASRI!














