Aceh Tamiang — PSIKODAY.COM | Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Aceh Tamiang melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda) ke-VI di WD Caffe, Jalan Medan–Banda Aceh, Desa Pahlawan, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Minggu (23/8/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB hingga selesai tersebut berlangsung aman, tertib dan kondusif. Pelaksanaan Musda berjalan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta berpedoman pada petunjuk teknis dan petunjuk pelaksanaan (Juknis/Juklak) Pimpinan Pusat Partai Golkar.
Musda VI menjadi momentum strategis bagi Partai Golkar Aceh Tamiang dalam melakukan konsolidasi organisasi, memperkuat soliditas kader, sekaligus merumuskan arah perjuangan politik partai untuk menghadapi tantangan dan agenda politik mendatang.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPD Partai Golkar Aceh H. M. Salim Fakhry, S.E., M.M., anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar Ilham Pangestu, anggota DPRA Fraksi Partai Golkar Muhammad Rizky, anggota DPRA Fraksi Partai Aceh Zakiruddin, Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi, Plt. Sekda Aceh Tamiang Syuibun Anwar, perwakilan Kapolres Aceh Tamiang, Ketua DPRK Aceh Tamiang Fadlon, S.H., sejumlah anggota DPRK Aceh Tamiang, serta para kader dan simpatisan Partai Golkar.
Dalam sambutannya, Ketua DPD Partai Golkar Aceh H. M. Salim Fakhry mengajak seluruh kader untuk menjaga soliditas dan memperkuat barisan partai. Menurutnya, kekuatan organisasi tidak hanya ditentukan oleh struktur kepengurusan, tetapi juga oleh kemampuan seluruh kader membangun komunikasi politik yang sehat, konstruktif dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Seluruh kader Partai Golkar harus tetap solid dan memperkuat barisan serta membangun komunikasi politik yang sehat demi kemajuan daerah,” ujarnya.
Salim Fakhry juga memberikan apresiasi terhadap capaian Partai Golkar Aceh Tamiang pada Pemilu Legislatif 2024. Perolehan kursi legislatif Partai Golkar di Aceh Tamiang meningkat dari sebelumnya dua kursi menjadi empat kursi.
Capaian tersebut, menurutnya, merupakan hasil kerja keras dan konsistensi seluruh kader serta menjadi modal penting untuk menghadapi kontestasi politik berikutnya.
Ia berharap kepengurusan Partai Golkar Aceh Tamiang yang baru mampu mempertahankan tren positif tersebut dan meningkatkan kembali perolehan kursi legislatif pada Pemilu mendatang.
“Pengurus Partai Golkar Aceh Tamiang yang baru harus mampu meningkatkan perolehan kursi legislatif pada Pemilu yang akan datang,” tegasnya.
Adriadi Kembali Pimpin Golkar Aceh Tamiang
Dalam Musda VI tersebut, proses pemilihan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Aceh Tamiang berlangsung secara aklamasi. Adriadi kembali dipercaya untuk memimpin Partai Golkar Kabupaten Aceh Tamiang.
Adapun pemilik hak suara dalam Musda VI terdiri atas 12 Pengurus Kecamatan (PK) Partai Golkar, satu suara dari demisioner, satu suara dari organisasi sayap Partai Golkar, satu suara dari organisasi masyarakat (ormas) pendukung Partai Golkar, serta satu suara dari DPD Partai Golkar Aceh.
Terpilihnya kembali Adriadi secara aklamasi mencerminkan adanya kepercayaan dan konsolidasi internal yang kuat terhadap kepemimpinannya untuk melanjutkan roda organisasi Partai Golkar di Kabupaten Aceh Tamiang.
Usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Adriadi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, kepercayaan dan mandat kepadanya untuk kembali memimpin Partai Golkar Aceh Tamiang.
Ia menegaskan bahwa amanah tersebut merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan komitmen, kerja keras serta semangat kebersamaan demi memperkuat Partai Golkar dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kabupaten Aceh Tamiang.
Musda VI Partai Golkar Aceh Tamiang kemudian ditutup dengan suasana penuh kebersamaan. Para pengurus, kader, organisasi sayap serta seluruh elemen yang berada di bawah payung Partai Golkar turut mengabadikan momentum melalui foto bersama.
Pelaksanaan Musda VI ini diharapkan tidak sekadar menjadi agenda pergantian atau penetapan kepengurusan, tetapi menjadi titik konsolidasi untuk memperkuat mesin organisasi, meningkatkan kualitas kaderisasi, memperluas komunikasi politik, serta menghadirkan Partai Golkar yang semakin responsif terhadap aspirasi masyarakat Aceh Tamiang.
Dengan kepemimpinan Adriadi yang kembali mendapatkan mandat secara aklamasi, Partai Golkar Aceh Tamiang diharapkan mampu melanjutkan capaian positif yang telah diraih sekaligus meningkatkan kontribusi politiknya dalam pembangunan daerah dan memperjuangkan kepentingan masyarakat secara berkelanjutan.














