Alaku
Alaku
KampusRiset & Techno

Mengulik Pembangkit Listrik Karya Hamsa

1
×

Mengulik Pembangkit Listrik Karya Hamsa

Sebarkan artikel ini
Hamsa dengan hasil karyanya siap membantu kebutuhan listrik masyarakat, khususnya di pedesaan (foto_ist)

PSIKODAY.COM, Kota Malang – Hamsah merupakan mahasiswa alumni ITN Malang tahun 2026 yang berhasil melahirkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Inovasi ini berawal dari realitas di tempat tinggal orang tuanya di pelosok perkebunan kelapa sawit Sabah Malaysia. Wilayah tersebut belum tersentuh listrik negara, sehingga warga bergantung pada nyala genset dari pukul 6 sore hingga 10 malam.

Hamsah berhasil merancang prototype PLTS hibrid berkapasitas daya 200 Wp (dua panel polikristalin 100 Wp) yang dipadukan dengan Solar Charge Controller (SCC) MPPT 30A, inverter hibrid 24V 600W, serta penyimpanan energi baterai Lithium Iron Phosphate (LiFePO4) 24V 60Ah.

Example 300x600

Sistem hibrid ini bekerja otomatis memindahkan pasokan listrik ke PLN jika batas aman baterai tercapai, begitu pula sebaliknya jika PLN padam. Menurutnya, dalam pengujian laboratorium, alat ini mampu menyuplai berbagai beban rumah tangga hingga 200 Watt, seperti lampu LED, kipas angin, hingga speaker.

Meskipun sempat mengalami kendala teknis akibat trial and error yang menyebabkan baterai rusak hingga empat kali dan menelan biaya pengembangan kelompok sebesar Rp 9 juta, sistem ini berhasil beroperasi dengan stabil.

Apa yang dihasilkan Hamsa ini tak lepas dari bimbingan Ir. Eko Nurcahyo, MT., dan Bima Romadhon Parada Dian Palevi, ST., MT, sehingga lulusan D-III Teknik Listrik tersebut kala itu menjadi lulusan terbaik dengan IPK 3,65.

Pria kelahiran Poliwali Mandar, Sulawesi Barat itu pun tidak menyangka bisa menjadi wisudawan terbaik. “Saya hanya berusaha aktif dan fokus kuliah karena orang tua sudah berjuang keras bekerja di Malaysia. Saya ingin bekerja di Indonesia, namun nantinya juga akan membangun PLTS secara mandiri berskala rumah tangga di Poliwali Mandar setelah keluarga saya kembali ke kampung halaman,” ungkapnya, Jumat (8/10).(asa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *