Kaur, 1 Desember 2025 – Pemerintah Kabupaten Kaur bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) menggelar Dialog Kebangsaan dengan mengambil tema “Optimalisasi Peran Pemda dan FKUB Bersama Elemen Masyarakat dalam Mewujudkan Kerukunan dan Harmoni Sosial di Kabupaten Kaur.”

Acara yang berlangsung di Hotel Even One Kaur pada hari Senin, 1 Desember 2025, ini berhasil menyatukan berbagai komponen penting masyarakat. Hadir sebagai peserta adalah para tokoh agama, tokoh masyarakat, perwakilan Organisasi Kepemudaan (OKP), dan berbagai organisasi masyarakat (Ormas) yang ada di Kabupaten Kaur.
“Kabupaten Kaur dikenal dengan masyarakatnya yang menjunjung tinggi toleransi. Namun, kerukunan ini harus terus dipupuk. Acara ini adalah wujud nyata komitmen Pemda untuk bersinergi dengan FKUB dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga iklim yang kondusif,” ujarnya.
Ketua FKUB Kabupaten Kaur, menyoroti pentingnya peran tokoh agama dan tokoh masyarakat sebagai teladan.Kami berharap para tokoh agama dapat menjadi agen perdamaian di lingkungan masing-masing.
FKUB siap memfasilitasi setiap potensi konflik, namun pencegahan harus dimulai dari akar rumput. OKP dan Ormas memiliki peran besar dalam menyebarkan narasi moderasi beragama di kalangan generasi muda,” tegasnya.
Diskusi berlangsung interaktif. Perwakilan OKP menyoroti perlunya pelibatan generasi muda dalam setiap kegiatan lintas agama, sementara perwakilan tokoh masyarakat menekankan pentingnya transparansi komunikasi antara pemerintah dengan warga.
Dari dialog kebangsaan ini, beberapa rekomendasi strategis untuk mengoptimalkan peran bersama, yaitu:
- Penguatan Komunikasi Terpadu: Membentuk grup komunikasi formal yang melibatkan Pemda, FKUB, tokoh agama, dan perwakilan Ormas/OKP untuk mendeteksi dini isu-isu sensitif.
- Edukasi Moderasi: Peningkatan program edukasi dan sosialisasi nilai-nilai toleransi dan anti-radikalisme, khususnya melalui lembaga pendidikan dan platform digital.
- Aksi Bersama: Melaksanakan kegiatan sosial bersama lintas agama (misalnya bakti sosial atau gotong royong) sebagai sarana nyata mempererat persaudaraan.
Dialog ini diakhiri dengan Komitmen Bersama yang isinya menegaskan tekad seluruh pihak untuk terus bekerja sama, menjadikan kerukunan dan harmoni sosial sebagai prioritas utama demi kemajuan Kabupaten Kaur. (dg)














