Alaku
Alaku
TNI - POLRI

Cegah Tawuran Pelajar, Sat Intelkam Polres Aceh Tamiang Koordinasi dengan Dua Sekolah

1
×

Cegah Tawuran Pelajar, Sat Intelkam Polres Aceh Tamiang Koordinasi dengan Dua Sekolah

Sebarkan artikel ini

ACEH TAMIANG – PSIKODAY.COM | Satuan Intelijen dan Keamanan (Sat Intelkam) Polres Aceh Tamiang bersama Polsek Kejuruan Muda melakukan langkah preventif dalam menyikapi permasalahan tawuran antarpelajar yang melibatkan siswa SMA Negeri 2 Kejuruan Muda dan SMK Negeri 2 Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang.

Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan koordinasi, penggalian informasi, serta pemberian imbauan dan pembinaan kepada pihak sekolah maupun para siswa, Selasa (11/8/2026).

Example 300x600

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.10 WIB hingga 13.30 WIB tersebut dilaksanakan di SMA Negeri 2 Kejuruan Muda, Dusun Mawar, Desa Bukit Rata, Kecamatan Kejuruan Muda, serta SMK Negeri 2 Karang Baru, Desa Bundar, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang.

Dalam kegiatan tersebut, Sat Intelkam Polres Aceh Tamiang diwakili Kanit Sosbud Aiptu Heri Kurniawan, bersama Wakapolsek Kejuruan Muda Ipda T. A. Razak, S.H., dan Kanit Intelkam Polsek Kejuruan Muda Aiptu Eddy Nurdiansyah, S.H., melakukan koordinasi dengan pihak sekolah serta menggali informasi dari para siswa terkait rangkaian peristiwa tawuran yang terjadi sebelumnya.

Turut hadir Kepala SMA Negeri 2 Kejuruan Muda Zuliarni, S.Pd., Kepala SMK Negeri 2 Karang Baru Rajudin, S.ST., para wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, serta siswa dari kedua sekolah.

Dari hasil penggalian informasi, diketahui bahwa persoalan tersebut diduga berawal dari permasalahan antarindividu yang kemudian berkembang menjadi konflik antarkelompok pelajar. Peristiwa perkelahian dilaporkan terjadi pada Sabtu (8/8/2026) dan kembali terjadi pada Senin (10/8/2026) setelah jam sekolah.

Dalam pendalaman tersebut, terdapat perbedaan keterangan dari kedua kelompok siswa mengenai kronologi serta pihak yang terlebih dahulu melakukan penyerangan. Namun demikian, kedua pihak mengakui telah terjadi beberapa kali perkelahian yang melibatkan sejumlah pelajar.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, Sat Intelkam Polres Aceh Tamiang bersama Polsek Kejuruan Muda memberikan pembinaan dan imbauan kepada para siswa agar tidak kembali terlibat dalam aksi tawuran maupun tindakan provokasi.

Para siswa diminta untuk segera kembali ke rumah setelah jam pelajaran selesai dan tidak berkumpul di lokasi-lokasi yang berpotensi menjadi tempat terjadinya konflik. Para pelajar juga diingatkan agar bijak menggunakan media sosial serta tidak menyebarkan konten, video, maupun informasi yang dapat memancing provokasi dan memperpanjang perselisihan.

“Tawuran bukanlah sesuatu yang dapat dibanggakan. Tindakan tersebut hanya akan menimbulkan kerugian, korban, dan dapat membawa konsekuensi hukum bagi para pelakunya,” menjadi salah satu penekanan dalam kegiatan pembinaan kepada para siswa.

Selain itu, para siswa diajak menyalurkan energi dan waktu kepada kegiatan yang lebih positif, seperti belajar, berolahraga, kegiatan keagamaan, maupun berbagai aktivitas yang dapat meningkatkan prestasi dan mengembangkan potensi diri.

Sat Intelkam Polres Aceh Tamiang juga mendorong pihak sekolah untuk meningkatkan pengawasan terhadap para siswa, khususnya pada waktu masuk dan pulang sekolah. Pihak sekolah diminta segera berkoordinasi dengan Kepolisian apabila menemukan adanya indikasi provokasi, ancaman, ajakan tawuran, maupun rencana pengumpulan massa.

Sebagai langkah antisipasi, Kepolisian akan terus melakukan monitoring terhadap perkembangan situasi serta meningkatkan koordinasi dengan pihak sekolah dan unsur terkait guna mencegah terjadinya aksi tawuran susulan.

Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya Sat Intelkam Polres Aceh Tamiang dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya yang melibatkan kalangan pelajar, sekaligus menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan kondusif.

Kepolisian mengajak pihak sekolah, orang tua atau wali siswa, perangkat kampung, serta seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap para pelajar. Sinergi seluruh pihak diharapkan dapat mencegah konflik berkembang menjadi aksi yang lebih luas serta menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Aceh Tamiang.

Kegiatan koordinasi dan pemberian imbauan berlangsung dengan tertib dan lancar. Hingga kegiatan selesai, situasi di kedua sekolah terpantau aman dan kondusif.**(Erlina)

Sumber: humas polres Aceh Tamiang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *