Alaku
Alaku
Daerah

Antisipasi Banjir Susulan, Pemkab Aceh Tamiang Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Bencana

2
×

Antisipasi Banjir Susulan, Pemkab Aceh Tamiang Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Bencana

Sebarkan artikel ini

Aceh Tamiang — PSIKODAY.COM | Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang bergerak cepat merespon bencana banjir yang kembali merendam permukiman warga sejak Minggu (11/10) pukul 19.00 WIB. Di tengah masa transisi pemulihan pascabencana hidrometeorologi akhir November tahun lalu, pemerintah daerah langsung meningkatkan kesiapsiagaan penuh guna mengantisipasi ancaman banjir susulan yang meluas di sembilan kecamatan.

​Langkah taktis diawali dengan Rapat Siaga Bencana yang dipimpin Plt. Sekretaris Daerah Aceh Tamiang, Syuibun Anwar, bersama para Kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten, Asisten, Staf Ahli, serta seluruh camat. Rapat tersebut mengonsolidasikan aksi penanganan darurat agar berjalan cepat, terukur, dan terintegrasi di lapangan.

Example 300x600

​Sebagai tindak lanjut, Wakil Bupati Aceh Tamiang Ismail, SE.I, bersama Plt. Sekda Syuibun Anwar dan jajaran terkait turun langsung memantau kondisi wilayah terdampak pada Senin (12/10/26). Peninjauan difokuskan pada titik-titik krusial, salah satunya kondisi tanggul di Kampung Marlempang.

​”Kami mengaktifkan skema tanggap darurat guna mengantisipasi segala kemungkinan terburuk di lapangan,” ujar Wabup Ismail saat meninjau tanggul Marlempang, Senin sore.

​Ismail menjelaskan, fokus penanganan tanggap darurat yang digerakkan Pemkab meliputi percepatan ketersediaan logistik pangan, penyiapan prasarana alat berat, inventarisasi lokasi pengungsian warga terdampak, serta pematangan langkah mitigasi.

​Senada dengan hal tersebut, pada hari yang sama, Plt. Sekda Syuibun Anwar turut melakukan rapat taktis terkait penyediaan buffer stock kebencanaan bersama Kepala Dinas Sosial Aceh, Budi Afrizal dan Anggota DPRA Dapil 7, M. Zakiruddin. Hal ini sesuai dengan instruksi Bupati Armia Pahmi yang memerintahkan agar jajaran penanggulangan bencana di tingkat kabupaten berkomunikasi dan berkoordinasi aktif dengan provinsi dan pusat.

Sementara itu terpisah, Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, M. Farid, mengimbau seluruh jajaran camat hingga perangkat kampung untuk terus bersiaga serta memantau perkembangan situasi secara real-time. Farid turut mengonfirmasi bahwa jajaran BPBD Aceh Tamiang telah menyiagakan perlengkapan di bengkel kerja (workshop) BPBD, melakukan observasi lapangan, serta mengintensifkan penyusunan laporan berkala.

​Farid turut mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, mengutamakan keselamatan jiwa, serta segera menghubungi petugas di Posko Terpadu Penanganan Banjir apabila memerlukan evakuasi darurat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *