PSIKODAY.COM, Malang – Dalam lanjutan BRI Super League 2026-2027 pada Sabtu (10/10) Arema Fc menjamu tamunya Bhayangkara Presisi Lampung Fc di stadion Kanjuruhan Malang. Pada laga ini, kedua tim menargetkan bisa meraih poin penuh guna menaikkan peringkat di posisi klasemen liga. Sejak menit awal, kedua tim bermain hati-hati namun berupaya untuk mencetak gol cepat.
Petaka bagi tuan rumah datang ketika laga memasuki menit ke 15. Matias Ernesto Ocampo Ornizun berhasil merobek gawang Arema Fc melalui tandukan kepalanya, setelah dia mendapat umpan silang dari Moussa Sidebe. Tertinggal 0-1, tim berjuluk Singo Edan berusaha keras untuk membalas gol yang sempat mengejutkan Aremania dan Aremanita yang menyaksikan laga ini.
Alih-alih menyamakan skor, Arema FC kembali harus menelan pil pahit untuk yang kedua kalinya. Saat laga memasuki menit ke 31, Milan Ristovski berhasil memperdayai penjaga gawang Arema Fc setelah dia mendapat umpan terarah dari Moussa Sidebe. Kedudukan 0-2 bertahan hingga turun minum.
Memasuki 45 menit kedua, Arema Fc meningkatkan tensi permainannya untuk mengejar ketertinggalan skor. Usaha keras Singo Edan berbuah hasil saat pertandingan memasuki menit ke 52 melalui kaki Marcos Vinicius Silvestre Gaspar. Pemain bernomor punggung 98 tersebut berhasil melesatkan tendangannya setelah lolos dari pengawalan pemain belakang Bhayangkara Fc.
Dalam posisi 1-2, Arema Fc tidak mengendorkan daya serangnya untuk mencetak gol berikutnya. Tak ayal, berselang delapan menit dari gol pertama, tepatnya pada menit ke 60, Samuel Otusanya berhasil mencatatkan namanya di papan skor. Berawal dari tendangan bebas dari luar kota penalty, tandukan pemain bernomor punggung 34 itu tidak dapat ditangkap oleh penjaga gawang Bhayangkara Fc.
Kedudukan 2-2 berakhir hingga wasit meniupkan peluit panjang tanda berakhirnya laga. Hasil ini tidak memmuaskan kubu Singo Edan karena tidak bisa meraih poin penuh di kendang dan hanya berbagi poin 1-1 dengan tim lawan.(asa)














