Scroll untuk baca artikel
Alaku
Alaku
Alaku
Example 728x250
KampusTokoh/Profil

Kreativitas Mahasiswa UB Warnai Pengembangan Wisata Agro-Eduwisata di SAE L’SIMA Ngajum

22
×

Kreativitas Mahasiswa UB Warnai Pengembangan Wisata Agro-Eduwisata di SAE L’SIMA Ngajum

Sebarkan artikel ini

Psikoday, Malang – Suasana berbeda tampak di kawasan agro-eduwisata SAE L’SIMA, Lapas Kelas I Malang, saat sekelompok mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) hadir dengan semangat inovasi dan pengabdian. Mereka bukan sekadar datang sebagai tamu, melainkan agen perubahan dalam program Mahasiswa Membangun Desa-Doktor Mengabdi (MMD-DM) 2025, yang mengusung visi besar: mendukung pengembangan agro-eduwisata berbasis pertanian dan peternakan.

Program ini dikoordinasikan langsung oleh Dr. Prisca Kiki Wulandari, S.Pd., M.Sc., dosen dari FISIP UB yang juga Ketua Tim Doktor Mengabdi. Kolaborasi lintas fakultas ini menghadirkan sinergi apik dari dosen dan mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi (FISIP), Pariwisata (FIA), serta Pendidikan Teknik Informasi (FILKOM).

Example 300x600

Dalam sambutannya, Asmuri, selaku Kepala Bidang Kegiatan Kerja SAE L’SIMA, mengapresiasi inisiatif mahasiswa. “Upaya ini diharapkan mampu mengubah stigma negatif masyarakat terhadap lapas. Kami ingin masyarakat melihat Lapas sebagai lembaga pembinaan yang produktif,” ujarnya optimistis.

Dipimpin oleh Anindya Faisa Putri Wiyandina (FISIP) sebagai koordinator tim mahasiswa,
berbagai program kreatif berhasil diwujudkan:

Video Company Profile disusun oleh Royyan Dhaydhabban (FISIP) untuk memperkenalkan SAE L’SIMA secara mendalam kepada publik.

E-Book Interaktif berbasis AR dikembangkan oleh Salwa Rahmadhani Angi (FILKOM) sebagai solusi edukasi digital yang bisa diakses pengunjung tanpa harus bergantung pada pemandu.

Booklet Wisata dirancang oleh Rifqi Alamsyah (FIA) sebagai media promosi yang menarik namun informatif.

Guide Book Naratif untuk WBP Pemandu Wisata digagas oleh Ardini Dyah Puspitaningtyas (FISIP) untuk membantu Warga Binaan menjadi pemandu yang komunikatif dan inspiratif.

Peta Wisata Fisik Ilustratif disusun oleh Antony Caprio Russy Merang (FISIP).

Pengadaan Kegiatan sosialisasi berlangsung dua hari, 23-24 Juli 2025, dan diikuti oleh 40 peserta dari Warga Binaan, Pengelola Lapas, hingga pelaku UMKM lokal. Hari pertama menghadirkan pembicara inspiratif, yakni Edriana Pangestuti, DBA (Dosen FIA UB) dan Muchamad Dadi, Ketua Forum Desa Wisata Batu yang telah sukses mengembangkan dusun wisata kuliner skala Asia Tenggara.

Hari kedua digelar malam hari untuk menghadirkan suasana baru di Aula Terbuka SAE L’SIMA. Materi pertama disampaikan oleh Gladis Kinanthi Herdyana Putri (FISIP) tentang pengelolaan media sosial. Disusul oleh Anindya Faisa yang memaparkan strategi pembuatan konten branding secara praktikal. Peserta kemudian mengikuti Focus Group Discussion (FGD) pembuatan video konten menggunakan aplikasi sederhana.

Tak hanya itu, Dwi Bunga Aurellia Putri (FIA) memberikan pelatihan storytelling yang penting untuk para Warga Binaan yang kelak berperan sebagai pemandu wisata. Diskusi berlanjut dengan praktik membuat naskah dan penampilan langsung dari peserta.

Sebagai bentuk keberlanjutan dan digitalisasi promosi, tim mahasiswa juga meluncurkan akun media sosial @wisatasaelsima di TikTok, Instagram, dan YouTube. Langkah ini menjadi jembatan komunikasi antara SAE L’SIMA dan masyarakat luas.

Program MMD-DM ini merupakan wujud nyata dari semangat tridharma perguruan tinggi: pengabdian kepada masyarakat, pendidikan, dan penelitian. Tidak hanya meningkatkan kapasitas warga binaan dan pengelola lapas, kegiatan ini juga berkontribusi pada pencapaian SDGs poin 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.

Dengan pendekatan yang kreatif dan kolaboratif, para mahasiswa UB menunjukkan bahwa pengabdian bukan hanya tentang memberi, tetapi juga belajar dan tumbuh bersama. SAE L’SIMA pun tak sekadar menjadi tempat, melainkan ruang tumbuhnya harapan dan perubahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *