Alaku
Alaku
Olahraga & Kesehatan

Ketua yayasan cdc bengkulu: Ajak Masyarakat Jaga Pola Makan dan Kesehatan momentum transisi pola makan sehat pasca-puasa

1
×

Ketua yayasan cdc bengkulu: Ajak Masyarakat Jaga Pola Makan dan Kesehatan momentum transisi pola makan sehat pasca-puasa

Sebarkan artikel ini
Ketua yayasan cdc Kaur dr.dahlan gunawan
Ketua yayasan cdc Kaur dr.dahlan gunawan

Psikoday.id |BENGKULU, 2026 – Merayakan kemenangan setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa Ramadan, Ketua Yayasan Cahaya Diatas Cahaya (CDC) Provinsi Bengkulu, Dr. dr. Dahlan Gunawan, SpKKLP., MKes., MARS., MH., FISQua., FIHFAA., menyampaikan pesan khusus kepada seluruh masyarakat Bumi Rafflesia. Beliau mengingatkan bahwa euforia lebaran harus dibarengi dengan kewaspadaan terhadap perubahan pola makan yang mendadak.

Indonesia Mental Health Summit 2024 Soroti Pentingnya Kesadaran Jiwa Sehat Lewat Webinar Internasional

Example 300x600

“Idul Fitri adalah momen kemenangan yang harus disyukuri dengan penuh kebersamaan, saling memaafkan, dan memperkuat nilai-nilai kemanusiaan,” ujarnya.

bahwa setelah sebulan berpuasa, tubuh membutuhkan penyesuaian kembali terhadap pola makan. Perubahan pola konsumsi secara tiba-tiba, terutama dengan makanan tinggi lemak, gula, dan santan, berisiko menimbulkan gangguan kesehatan.

“Setelah lebaran, masyarakat perlu bijak dalam mengatur pola makan. Jangan langsung berlebihan karena dapat memicu gangguan pencernaan, peningkatan gula darah, hingga tekanan darah,” jelasnya.

Mujahadah Kubro Harlah 100 Tahun NU Digelar di Malang, Dihadiri Presiden Prabowo

Dr. Dahlan menyampaikan bahwa Idul Fitri 1447 H tahun ini merupakan saat yang tepat untuk mempererat silaturahmi, namun masyarakat diminta tidak “balas dendam” dalam mengonsumsi hidangan khas lebaran.

Waspada Transisi Pola Makan

“Setelah sebulan penuh tubuh kita terbiasa dengan pola intermiten yang teratur saat berpuasa, sistem pencernaan memerlukan adaptasi kembali. Kewajiban kita setelah lebaran adalah menjaga konsistensi kesehatan yang sudah terbentuk selama Ramadan,” ujar Dr. Dahlan.

Beliau menyoroti fenomena meningkatnya keluhan kesehatan pasca-lebaran seperti kolesterol tinggi, asam urat, hingga gangguan pencernaan akibat konsumsi makanan bersantan dan tinggi gula secara berlebihan.

168 Atlet Jambi Jalani Tes Kesehatan Jelang PON Beladiri Sulsel Agustus 2026

Untuk mengantisipasi masalah kesehatan, Ketua Yayasan CDC Bengkulu membagikan beberapa langkah praktis:

  1. Aturan Porsi Bertahap: Jangan langsung makan dalam porsi besar. Mulailah dengan porsi kecil namun sering untuk memberikan waktu bagi lambung beradaptasi.
  2. Batasi Santan dan Gula: Hidangan seperti rendang dan opor sebaiknya dikonsumsi secukupnya. Imbangi dengan asupan serat dari sayur dan buah-buahan segar.
  3. Hidrasi Optimal: Pastikan konsumsi air putih minimal 8 gelas sehari untuk membantu proses detoksifikasi tubuh dan metabolisme pasca-puasa.
  4. Kembali Berolahraga: Setelah libur panjang, mulailah melakukan aktivitas fisik ringan seperti jalan kaki untuk membakar kalori berlebih dari hidangan lebaran.

Melalui Yayasan Cahaya Diatas Cahaya, Dr. Dahlan menegaskan komitmennya untuk terus memberikan edukasi kesehatan bagi masyarakat Bengkulu. “Kesehatan adalah amanah. Cahaya kebahagiaan Idul Fitri akan terasa lebih sempurna jika tubuh kita tetap bugar dan sehat untuk kembali beraktivitas,” tambahnya.

Pesan ini diharapkan menjadi pengingat bagi masyarakat bahwa menjaga kesehatan adalah bagian penting dari rasa syukur setelah menjalani ibadah puasa,

Menutup pernyataannya, beliau mengucapkan: “Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin. Mari kita jaga kesehatan sebagai bentuk syukur kita kepada Sang Pencipta.” Semoga kita semua senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan, dan dapat terus menjaga pola hidup sehat setelah Ramadan.” (dg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *