PSIKODAY.COM – Aceh Tamiang | Di tengah meningkatnya kewaspadaan terhadap potensi bencana banjir akibat curah hujan tinggi, Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Aceh Tamiang terus memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat. Melalui kegiatan sambang dan silaturahmi, jajaran Sat Binmas mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor Pos Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (22/10/2026), sekitar pukul 09.39 WIB. Kegiatan dipimpin oleh Kasat Binmas Polres Aceh Tamiang bersama sejumlah personel Sat Binmas.
Kehadiran personel kepolisian bukan sekadar menjalankan tugas rutin, melainkan bagian dari upaya membangun komunikasi yang humanis, mempererat hubungan dengan masyarakat, serta menumbuhkan kesadaran bersama akan pentingnya pencegahan dan penanganan risiko bencana sejak dini.
Dalam kesempatan tersebut, personel Sat Binmas menyampaikan sejumlah imbauan kamtibmas yang berkaitan langsung dengan keselamatan masyarakat, terutama dalam menghadapi kondisi cuaca yang berpotensi memicu peningkatan debit air dan genangan di sejumlah wilayah.
Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan terhadap Anak
Salah satu perhatian utama dalam kegiatan tersebut adalah keselamatan anak-anak selama musim hujan. Personel Sat Binmas mengimbau para orang tua, khususnya para ibu, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak ketika bermain, terutama di sekitar genangan air, sungai, saluran drainase, maupun lokasi yang terdampak banjir.
Pengawasan keluarga dinilai sangat penting untuk mencegah risiko kecelakaan, terseret arus, hingga tenggelam. Masyarakat juga diharapkan tidak membiarkan anak-anak bermain di lokasi yang berpotensi membahayakan keselamatan jiwa.
Selain faktor keselamatan di luar rumah, warga juga diingatkan untuk memastikan kondisi rumah tetap aman. Sebelum meninggalkan rumah, masyarakat diminta memeriksa instalasi dan peralatan listrik serta memastikan kompor telah dimatikan guna meminimalkan risiko korsleting, kebakaran, dan kejadian lain yang dapat mengancam keselamatan penghuni maupun harta benda.
Waspada Kenaikan Debit Air, Utamakan Keselamatan
Seiring tingginya curah hujan, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan kenaikan debit air secara mendadak. Warga diimbau untuk memantau perkembangan kondisi lingkungan, memperhatikan informasi cuaca dan peringatan dini, serta segera mengambil langkah penyelamatan apabila situasi mulai membahayakan.
Dalam kondisi banjir, keselamatan jiwa harus menjadi prioritas utama. Masyarakat diharapkan tidak memaksakan diri melintasi arus air yang deras, menjauhi instalasi listrik yang terendam, serta segera menghubungi petugas apabila membutuhkan bantuan darurat.
Melalui kegiatan sambang tersebut, Sat Binmas Polres Aceh Tamiang juga melakukan pemantauan terhadap perkembangan situasi terkait potensi bencana banjir di wilayah hukum Polres Aceh Tamiang. Langkah ini menjadi bagian dari upaya membangun kesiapsiagaan serta mengantisipasi kemungkinan munculnya gangguan kamtibmas dan risiko keselamatan masyarakat.
Polri Hadir, Masyarakat Tangguh Menghadapi Bencana
Kegiatan sambang dan silaturahmi ini mencerminkan peran Polri yang tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga pada upaya perlindungan masyarakat melalui edukasi, komunikasi, dan pencegahan risiko.
Pendekatan humanis yang dilakukan Sat Binmas diharapkan mampu memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat. Sebab, menghadapi potensi bencana tidak cukup hanya mengandalkan respons ketika keadaan darurat terjadi, tetapi juga membutuhkan kesiapan, kepedulian, dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
Polres Aceh Tamiang mengimbau masyarakat agar senantiasa mengutamakan keselamatan, meningkatkan kewaspadaan selama musim hujan, serta mengikuti informasi dan arahan dari petugas maupun instansi terkait.
Dengan kesiapsiagaan yang baik dan kerja sama yang kuat antara Polri dan masyarakat, potensi risiko bencana diharapkan dapat diantisipasi sedini mungkin, sehingga keselamatan jiwa, keamanan lingkungan, dan ketertiban masyarakat tetap menjadi prioritas bersama.














