Alaku
Alaku
DaerahPendidikan Sosial Budaya

IPPNU Jatim Dorong Perluasan Akses Pendidikan bagi Pelajar Potensial

2
×

IPPNU Jatim Dorong Perluasan Akses Pendidikan bagi Pelajar Potensial

Sebarkan artikel ini
Sinerni Baznas dan IPPNU Jatim untuk pendidikan yang berkualitas (foto : ist)

PSIKODAY.COM, Surabaya — Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PW IPPNU) Jawa Timur mendorong perluasan akses pendidikan bagi pelajar yang memiliki potensi akademik maupun keterampilan, tetapi menghadapi keterbatasan ekonomi. Upaya tersebut didorong melalui penguatan sinergi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur.

Ketua PW IPPNU Jawa Timur, Aprilia Nur Azizah, mengatakan bahwa penguatan akses pendidikan menjadi penting karena masih terdapat pelajar yang memiliki kemampuan dan potensi untuk berkembang, namun terkendala biaya pendidikan, termasuk untuk melanjutkan ke perguruan tinggi.

Example 300x600

“Kadang ada kader yang memiliki talenta dan skill yang bagus, tetapi terkendala biaya sekolah. Ada juga yang memiliki keinginan kuat dan kemampuan yang baik, tetapi tidak bisa melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi karena faktor ekonomi,” ujar Aprilia.

Menurut Aprilia, kondisi tersebut menjadi perhatian IPPNU karena organisasi memiliki jaringan kader yang luas hingga tingkat daerah, ranting, dan komisariat. Jaringan tersebut mencakup 705 Pimpinan Anak Cabang (PAC), 2.661 Pimpinan Ranting (PR), dan 631 Pimpinan Komisariat (PK) di Jawa Timur.

Jaringan tersebut, kata dia, dapat menjadi kekuatan untuk mengidentifikasi pelajar yang membutuhkan dukungan sekaligus memiliki potensi untuk dikembangkan. Dengan demikian, dukungan pendidikan tidak hanya diarahkan pada bantuan biaya, tetapi juga dapat terhubung dengan pengembangan kapasitas dan potensi pelajar.

Gagasan tersebut mendapat respons positif dari Ketua BAZNAS Jawa Timur Mohammad Ghofirin. Ia menyebut arah kolaborasi dengan IPPNU memiliki kesesuaian dengan program sembilan Nawa Pradana BAZNAS Jawa Timur, khususnya dalam penguatan bidang pendidikan dan literasi zakat.

“Kami dengan sembilan Nawa Pradana sangat cocok jika Rekanita PW IPPNU Jawa Timur turut mengawal Jatim Cerdas, mulai dari SKSS hingga GEMAZ, Gerakan Manasik Zakat,” ungkap Ghofirin.
Menurut Ghofirin, jaringan IPPNU yang tersebar hingga tingkat ranting dan komisariat dapat menjadi kekuatan untuk memperluas edukasi dan literasi zakat di kalangan pelajar. Sinergi tersebut juga berpotensi mendukung pelajar yang memiliki kemampuan akademik maupun keterampilan, tetapi membutuhkan dukungan ekonomi untuk melanjutkan pendidikan.

Penguatan akses pendidikan dan pengembangan potensi pelajar tersebut menjadi bagian dari upaya PW IPPNU Jawa Timur dalam memperkuat peran organisasi sebagai ruang tumbuh bagi pelajar putri Nahdlatul Ulama. Kolaborasi dengan BAZNAS Jatim selanjutnya dapat diarahkan pada pendidikan, literasi zakat, pengembangan potensi kader, dan pemberdayaan pelajar di berbagai daerah di Jawa Timur.

Pembahasan mengenai arah kolaborasi tersebut disampaikan dalam kegiatan silaturahmi dan audiensi PW IPPNU Jawa Timur dengan BAZNAS Provinsi Jawa Timur di Kantor BAZNAS Jatim, Surabaya, Selasa (6/10). Rombongan PW IPPNU Jawa Timur diterima Ketua BAZNAS Jawa Timur Mohammad Ghofirin bersama Wakil Ketua II Afif Amrullah, Wakil Ketua III Amirotul Mukminah, dan Wakil Ketua IV Syarif Hidayatullah.(saf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *