Aceh Tamiang – PSIKODAY.COM | Pendekatan humanis melalui komunikasi sosial (Komsos) terus menjadi salah satu kekuatan utama aparat teritorial dalam membangun kedekatan dengan masyarakat. Hal itu tercermin dari sosok Koptu T. Dede, Babinsa Koramil 06/Manyak Payed Kodim 0117/Aceh Tamiang, yang mengedepankan “senyum teritorial” sebagai sarana efektif mempererat hubungan emosional dengan warga binaannya di Desa Meunasah Paya, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, Jumat (17/7/2026).
Usai melaksanakan kegiatan karya bakti bersama masyarakat, Koptu T. Dede memanfaatkan waktu istirahat untuk bercengkerama, berbincang santai, dan bersenda gurau dengan warga. Suasana penuh keakraban tersebut menciptakan hubungan yang hangat, tidak hanya dengan kalangan orang dewasa, tetapi juga anak-anak yang tampak antusias berinteraksi dengan Babinsa.
Kehadiran Babinsa yang selalu ramah dan dekat dengan masyarakat menjadi cerminan nyata pelaksanaan pembinaan teritorial yang mengedepankan nilai-nilai kebersamaan, persaudaraan, serta semangat gotong royong. Melalui komunikasi yang sederhana namun penuh makna, Babinsa mampu membangun kepercayaan masyarakat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Menurut Koptu T. Dede, komunikasi sosial bukan sekadar rutinitas tugas, melainkan bentuk pengabdian yang bertujuan menjaga hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat. Kedekatan tersebut menjadi modal penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, kondusif, dan penuh rasa kebersamaan.
“Tanpa menjaga hubungan baik dengan masyarakat, tidak mungkin tugas seorang Babinsa dapat berjalan dengan maksimal. Karena itu, setiap Babinsa harus selalu mengedepankan senyum teritorial di mana pun bertugas, sehingga kehadiran TNI benar-benar dirasakan manfaatnya, dicintai, dan dibanggakan oleh rakyat,” ujar Koptu T. Dede.
Ia menambahkan, filosofi “TNI berasal dari rakyat, berjuang bersama rakyat, dan kembali kepada rakyat” bukan sekadar slogan, melainkan nilai yang telah melekat dalam jiwa setiap prajurit. Oleh sebab itu, membangun hubungan emosional dengan masyarakat merupakan bagian dari pengabdian yang harus terus dipelihara.
Melalui pendekatan yang humanis dan penuh empati, Babinsa diharapkan mampu menjadi solusi atas berbagai persoalan di tengah masyarakat, sekaligus memperkokoh sinergi antara TNI dan warga dalam mendukung pembangunan desa serta menjaga stabilitas wilayah.
Kehangatan yang terjalin antara Babinsa dan masyarakat Desa Meunasah Paya menjadi bukti bahwa senyum, kepedulian, dan komunikasi yang tulus merupakan “senjata ampuh” pembinaan teritorial, yang mampu mempererat persaudaraan serta memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat sebagai fondasi utama menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).














